FISIP Universitas Widyatama Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional, Libinfo Jajaki Kerja Sama dengan UiTM Malaysia

Bandung, Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Widyatama memperkuat kolaborasi akademik internasional bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Shah Alam, Malaysia, melalui kegiatan International Academic Exchange Program: Benchmarking Kurikulum dan Kolaborasi Akademik. Kegiatan yang dilaksanakan pada 6–7 Agustus 2026 tersebut melibatkan Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi serta Program Studi Produksi Film dan Televisi. Dalam kegiatan ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi berfokus pada benchmarking kurikulum serta penjajakan berbagai bentuk kolaborasi akademik bersama Fakulti Sains Maklumat UiTM.

Kegiatan yang dilaksanakan di Fakulti Sains Maklumat UiTM Cawangan Shah Alam pada 7 Agustus 2026 ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Widyatama dalam memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan relevansi dan daya saing kurikulum di tingkat internasional. Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari benchmarking kurikulum, collaborative teaching, visiting student, penelitian bersama, hingga rencana Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) lintas negara.

Salah satu agenda utama adalah benchmarking antara kurikulum SI260 Bachelor of Information Science (Honours) Library Management milik UiTM dengan Kurikulum 2024 Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Widyatama. Hasil pemetaan menunjukkan adanya kesetaraan pada sejumlah bidang inti, seperti teknologi dan sistem informasi, layanan referensi digital, organisasi informasi, penerbitan digital, manajemen perpustakaan, bibliometrik, serta metodologi riset.

Dari hasil analisis komparatif, kurikulum Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Widyatama menunjukkan keunggulan pada beberapa bidang, yaitu Preservasi Informasi Digital, Literasi Informasi, Infopreneurship, Big Data, dan Keamanan Informasi. Sementara itu, UiTM memiliki keunggulan pada integrasi layanan media center. Kedua pihak juga mengidentifikasi peluang sinkronisasi pada bidang Organisasi Informasi, Manajemen Kelembagaan Informasi, Bibliometrik, dan Literasi Informasi.

Selain benchmarking kurikulum, kedua institusi menyepakati rencana collaborative teaching dan visiting student dengan skema hybrid. Dalam skema tersebut, delegasi Widyatama akan hadir secara luring di UiTM bersama mahasiswa, sementara dosen UiTM akan berpartisipasi secara daring di Widyatama. Beberapa mata kuliah yang telah diidentifikasi untuk pelaksanaan kolaborasi ini meliputi Manajemen Kelembagaan Informasi, Literasi Informasi, Bibliometrik, dan Preservasi Informasi Digital. Pelaksanaan awal collaborative teaching dijadwalkan pada 19–21 Oktober 2026.

Kerja sama akademik juga diperluas melalui rencana penelitian bersama. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati empat topik penelitian kolaboratif, yaitu Literasi Informasi di Era Kecerdasan Buatan (AI Literacy), Preservasi Digital Warisan Budaya ASEAN, Bibliometrik dan Pemetaan Pengetahuan Ilmiah, serta Pengembangan Layanan Perpustakaan Digital berbasis kebutuhan Generasi Z. Kedua institusi menargetkan penyusunan research agenda bersama sebelum akhir 2026 dengan target luaran berupa publikasi pada jurnal internasional.

Tidak hanya pada bidang pendidikan dan penelitian, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Widyatama bersama UiTM juga merumuskan rencana PKM lintas negara. Rencana tersebut mencakup Program Literasi Informasi untuk Masyarakat dan Workshop Preservasi Informasi Komunitas yang ditargetkan untuk dilaksanakan pada 2027. Rencana ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam lingkup kerja sama internasional.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kasmarini Baharuddin selaku Programme Coordinator Library Management Fakulti Sains Maklumat UiTM Cawangan Shah Alam. Dari Universitas Widyatama, delegasi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi dipimpin oleh Haria Saputry Wahyuni, S.I.Pus., M.I.Kom. selaku Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, bersama delegasi akademik lainnya. Pertemuan turut dihadiri oleh enam dosen senior dari Fakulti Sains Maklumat UiTM.
Melalui kegiatan International Academic Exchange Program ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Widyatama tidak hanya memperoleh gambaran komparatif mengenai pengembangan kurikulum bidang ilmu perpustakaan dan informasi, tetapi juga membuka peluang pengalaman belajar internasional bagi mahasiswa, kolaborasi penelitian bagi dosen, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat lintas negara.

Berbagai kesepakatan yang telah dirumuskan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Implementation Agreement (IA) yang memuat jadwal definitif, mekanisme pembiayaan, penanggung jawab teknis, serta target luaran yang terukur. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan kolaborasi antara FISIP Universitas Widyatama, khususnya Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, dengan UiTM dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi pengembangan akademik di kedua institusi.